Dies Natalis Ke-25 YPT-RLS: Kepemimpinan Baru UNLESA Diamanatkan Bangun Kampus Unggul dari Tanimbar untuk Indonesia
Saumlaki, Liputan Jurnalis News.com – Seperempat abad perjalanan Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS) bukan sekadar perayaan usia, tetapi menjadi penanda lahirnya babak baru bagi Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA).
Dalam suasana penuh khidmat, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan Struktural dan Nonstruktural masa bakti 2026–2030 menjadi simbol lahirnya harapan baru untuk membawa UNLESA semakin Maju, Unggul,Profesional, dan berdaya saing.
Momentum bersejarah tersebut dihadiri Ketua YPT-RLS Polikarpus Lalamafu, S.Sos.,MM. Tokoh Agama, Anggota Senat Unlesa, serta jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan berbagai unsur masyarakat yang bersama-sama menyaksikan estafet kepemimpinan sebagai bagian dari komitmen membangun pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Ketua YPT-RLS, Polikarpus Lalamafu, S.Sos., M.M., secara resmi melantik Ferly Agustina Sairmaly, S.E., M.Si. sebagai Rektor Universitas Lelemuku Saumlaki Periode 2026–2030. Setelah mengucapkan sumpah jabatan, Rektor yang baru kemudian melantik jajaran Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, serta para pimpinan lembaga struktural dan nonstruktural yang akan menjadi motor penggerak pengembangan universitas dalam empat tahun ke depan.
Dalam pidato perdananya, Rektor Ferly Agustina Sairmaly, SE.,M.Si mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata, bukan sekadar status administratif. Menurutnya, UNLESA hanya dapat berkembang apabila seluruh pimpinan bekerja dengan integritas, semangat inovasi, serta keberanian menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi yang terus berubah.
"Pelantikan ini bukan sekadar jabatan yang melekat pada pundak Bapak dan Ibu, melainkan amanah yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab sehingga Dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, inovasi, dan kreativitas sesuai tugas masing-masing agar UNLESA mampu berkiprah sebagai perguruan tinggi yang unggul, terpercaya, dan berdaya saing pada tahun 2032 sebagaimana Visi Universitas," tegasnya.
Sementara itu, Ketua YPT-RLS, Polikarpus Lalamafu, menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada seluruh pejabat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah ditunjukkan. Namun, kepercayaan tersebut harus dijawab melalui kinerja yang terukur, sinergi yang kuat, dan komitmen menjaga kualitas akademik dalam meningkatkan mutu dan kualitas Perguruan Tinggi.
Ia mengingatkan seluruh pimpinan agar tidak terjebak pada persoalan-persoalan yang tidak mendukung kemajuan institusi. Fokus utama, menurutnya, harus tetap berada pada penguatan tata kelola, peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Saya menegaskan kepada seluruh pimpinan struktural maupun nonstruktural agar selalu bersinergi dan memprioritaskan hal-hal yang bersifat prinsip. Jangan sampai perhatian teralihkan pada persoalan di luar sehingga aspek-aspek mendasar dalam pengembangan UNLESA justru terabaikan," ujar Lalamafu.
Pesan tersebut menjadi refleksi penting bahwa keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari bertambahnya usia, tetapi dari kemampuannya menjaga kualitas, integritas, dan relevansi di tengah perkembangan zaman. Pengalaman sejumlah perguruan tinggi yang mengalami kemunduran menjadi pengingat bahwa fondasi akademik yang kuat harus selalu menjadi prioritas.
Pelantikan yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-25 YPT-RLS ini menjadi momentum untuk mempertegas arah transformasi UNLESA sebagai perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Dengan kepemimpinan baru yang didukung semangat kolaborasi seluruh sivitas akademika, UNLESA menatap masa depan dengan optimisme. Kampus yang tumbuh dari bumi Lelemuku ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Tanimbar, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, pembangunan daerah, dan penguatan kualitas sumber daya manusia di Maluku serta Indonesia.
(*D.N)

Posting Komentar