Viral aksi camat bagelen Purworejo evakuasi king kobra 3 meter di rumah warga.
Purworejo, Liputan Jurnalis News.com - Seorang camat di Purworejo, Jawa Tengah berhasil mengevakuasi seekor ular king kobra dengan ukuran cukup besar dari rumah warga. Video detik-detik evakuasi itu kemudian viral di media sosial.
Adalah Iman Tjiptadi yang merupakan Camat Bagelen, Kabupaten Purworejo yang berhasil mengevakuasi ular king kobra tersebut. Ular sepanjang 3 meter itu dievakuasi dari rumah Mita Safitri warga Desa Wangunrejo, RT 04 RW 02, Kecamatan Banyuurip, Purworejo pada Selasa (18/8) sore.
Video detik-detik evakuasi ular berbisa itu kemudian diposting oleh akun instagram @exalos_indonesia yang berkolaborasi dengan akun @damkar_purworejo. Video tersebut kemudian viral di media sosial.
"Iya betul, saya evakuasi ular king kobra sepanjang 3 meter kemarin," kata Iman Tjiptadi saat dihubungi detikjateng, Rabu (19/8/2026).
Iman menjelaskan, sebelum melakukan evakuasi, dirinya dihubungi oleh petugas damkar yang menerima laporan dari warga. Pihak damkar sendiri perlu meminta bantuan dirinya yang juga merangkap sebagai Koordinator Exalos Indonesia Regional Purworejo.
"Ya, saya dapat panggilan itu ya menjelang maghrib, sudah sampai rumah terus dari Damkar Pos Purwodadi telepon saya. Karena penanganannya ular king kobra adalah ular yang berbahaya dan dari sisi penanganan harus cermat, maka dari tim Damkar untuk meminta bantuan saya untuk merapat ke lokasi," imbuhnya.
Iman menjelaskan, ular berbisa mematikan tersebut ditemukan di area tumpukan batu bata bekas kandang burung di samping rumah milik warga. Rencananya, setelah dibersihkan, area tersebut akan kembali difungsikan sebagai kandang burung.
"Saat pemilik rumah bersih-bersih, ditemukan ada selongsong (kulit) ular. Setelah dicek lebih lanjut di bawah tumpukan batu bata, ternyata ada ular king kobra berukuran besar," jelasnya.
Proses evakuasi dilakukan dengan menerapkan standar keselamatan (safety procedure) yang ketat menggunakan peralatan khusus. Setelah berhasil dievakuasi dengan aman, ular kemudian dibawa ke Pos Damkar Purwodadi.
"Kami tetap menggunakan alat bantu seperti grabstick untuk mengamankan posisi kepala ular terlebih dahulu agar tidak melakukan serangan. Penanganan ini dilakukan untuk keamanan diri, lingkungan, sekaligus menjaga kondisi ular itu sendiri," tambah Iman.
"Saat ini, ular king kobra tersebut diamankan sementara di Pos Damkar Purwodadi. Rencananya, ular tersebut akan dimanfaatkan sebagai media edukasi dan pelatihan penanganan reptil bagi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Bagelen pada September mendatang," pungkasnya.
( Ysn )

Posting Komentar