Iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UNLESA Menginspirasi Perubahan: Wakil Rektor I Resmi Buka Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 Bertema Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur

Saumlaki, Liputan Jurnalis News.com – Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) secara resmi mengawali pelaksanaan Tahun Akademik 2026/2027 melalui penyelenggaraan Kuliah Umum yang mengangkat tema "Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur: Rekonstruksi Collaborative Governance Pentahelix dalam Era Transformasi Blok Masela." Kegiatan ini menjadi momentum akademik penting yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa sebagai penanda dimulainya proses pembelajaran di lingkungan UNLESA.

Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Samuel Urat, S.Si., M.Pd., yang mewakili Rektor Universitas Lelemuku Saumlaki. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Manusia dan Anggaran Sukriyadi, SE., M.Si., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Piter Titirloloby, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Hukum dan Publikasi Dr. Edoardus Koisine, S.AB., M.AP., para pimpinan lembaga, dekan fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa UNLESA.

Dalam sambutannya, Samuel Urat mengajak seluruh sivitas akademika untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan-Nya sehingga seluruh civitas dapat memasuki tahun akademik yang baru dengan semangat dan harapan baru.

Ia menegaskan bahwa tema kuliah umum sangat relevan dengan kondisi pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang tengah memasuki fase transformasi melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.

 "Transformasi besar yang akan terjadi melalui pengembangan Blok Masela tidak hanya menghadirkan investasi berskala internasional, tetapi juga membawa perubahan sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, lingkungan, dan tata kelola pemerintahan. Perubahan tersebut akan menentukan wajah Tanimbar dalam beberapa dekade ke depan," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan harus mampu menghadirkan kesejahteraan yang merata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membuka lapangan pekerjaan, memperkuat identitas budaya lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan daya saing daerah.

Sebagai narasumber utama, Dr. Edoardus Koisine, S.AB., M.AP. memaparkan pentingnya penerapan Collaborative Governance melalui pendekatan Pentahelix dalam mendukung transformasi pembangunan Tanimbar.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan memerlukan sinergi antara lima unsur utama, yaitu pemerintah sebagai regulator dan fasilitator, perguruan tinggi sebagai pusat ilmu pengetahuan dan inovasi, dunia usaha sebagai penggerak investasi, masyarakat sebagai subjek pembangunan, serta media sebagai penyampai informasi dan pengawal transparansi.

Dalam pemaparannya, Dr. Koisine juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menghasilkan riset, inovasi, rekomendasi kebijakan, serta sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

Ia mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar yang akan terjadi seiring berkembangnya Blok Masela.

Saudara adalah generasi yang akan menyaksikan sekaligus menentukan arah transformasi Tanimbar. Karena itu manfaatkan masa studi untuk membangun kompetensi akademik, berpikir kritis, menguasai teknologi, bahasa asing, kepemimpinan, kolaborasi, dan karakter yang kuat sehingga kelak tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja dan agen perubahan," tegasnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa transformasi ekonomi harus berjalan berdampingan dengan pelestarian nilai-nilai budaya lokal seperti Duan Lolat, Kidabela, penghormatan terhadap adat istiadat, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Wakil Rektor I mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Tahun Akademik 2026/2027 sebagai momentum meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola universitas, serta memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, media, dan berbagai lembaga nasional maupun internasional.

"Mari kita jadikan Universitas Lelemuku Saumlaki sebagai pusat lahirnya gagasan-gagasan besar yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kepulauan Tanimbar," pesannya.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan akademik Tahun Akademik 2026/2027, Wakil Rektor I Bidang Akademik secara resmi membuka Kuliah Umum dengan ketukan palu sebanyak tiga kali, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang memenuhi ruang kegiatan.

Kuliah umum ini diharapkan menjadi ruang inspirasi bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas akademik, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan Tanimbar sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia Timur yang maju, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. 


( Jn )

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • UNLESA Menginspirasi Perubahan: Wakil Rektor I Resmi Buka Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 Bertema Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur
  • UNLESA Menginspirasi Perubahan: Wakil Rektor I Resmi Buka Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 Bertema Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur
  • UNLESA Menginspirasi Perubahan: Wakil Rektor I Resmi Buka Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 Bertema Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur
  • UNLESA Menginspirasi Perubahan: Wakil Rektor I Resmi Buka Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 Bertema Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur
  • UNLESA Menginspirasi Perubahan: Wakil Rektor I Resmi Buka Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 Bertema Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur
  • UNLESA Menginspirasi Perubahan: Wakil Rektor I Resmi Buka Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 Bertema Tanimbar dari Daerah Tertinggal Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia Timur

Posting Komentar