Iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Desa Lermatang Nyatakan Penolakan terhadap Aksi yang Mengatasnamakan Masyarakat, Khawatir Berdampak pada Ground breaking Blok Masela

Saumlaki,  Liputan Jurnalis News.com – Sejumlah warga Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menyatakan keberatan terhadap berbagai aksi yang dinilai mengatasnamakan seluruh masyarakat tanpa melalui musyawarah maupun persetujuan bersama. Mereka menegaskan bahwa setiap penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan secara terbuka, bertanggung jawab, serta benar-benar mewakili kehendak masyarakat.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Lermatang, Lodwik Takandare, mengatakan bahwa penggunaan nama masyarakat secara umum dalam suatu aksi dapat menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak didasarkan pada kesepakatan bersama atau mandat yang jelas dari warga. Menurutnya, masyarakat berharap semua pihak dapat memberikan kesempatan kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk melanjutkan proses persiapan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang telah lama dinantikan.

"Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk melaksanakan groundbreaking. Banyak masyarakat Desa Lermatang yang menaruh harapan besar terhadap proyek ini karena diyakini dapat membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

Senada dengan itu, Yohanis Marna menegaskan bahwa masyarakat tidak melarang siapa pun untuk menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara. Namun, ia mengingatkan agar aksi tersebut tidak mengatasnamakan seluruh masyarakat apabila belum memperoleh persetujuan bersama.

"Kami menghormati hak setiap orang untuk menyampaikan pendapat. Namun, kami khawatir apabila aksi-aksi tersebut berdampak pada pelaksanaan groundbreaking Blok Masela. Kami sebagai masyarakat Desa Lermatang telah mempersiapkan diri dan berharap proyek ini dapat membuka kesempatan bekerja, baik di INPEX maupun perusahaan lain yang akan terlibat," katanya.

Menurut warga, meningkatnya polemik menjelang pelaksanaan groundbreaking berpotensi memengaruhi persepsi para pemangku kepentingan, termasuk investor, terhadap situasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Karena itu, mereka mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog, menjaga situasi yang kondusif, serta menyelesaikan setiap perbedaan pendapat melalui mekanisme musyawarah dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Masyarakat juga berharap pembangunan Blok Masela dapat berjalan dengan tetap menghormati hak-hak masyarakat, mengedepankan prinsip transparansi, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah proyek.

Di akhir penyampaiannya, warga mengimbau seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah daerah, hingga pihak perusahaan, untuk terus membangun komunikasi yang baik dan saling menghormati. Mereka menilai bahwa persatuan, stabilitas keamanan, dan dialog yang konstruktif merupakan modal penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah serta menciptakan iklim investasi yang memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang. ( Jn )

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Warga Desa Lermatang Nyatakan Penolakan terhadap Aksi yang Mengatasnamakan Masyarakat, Khawatir Berdampak pada Ground breaking Blok Masela
  • Warga Desa Lermatang Nyatakan Penolakan terhadap Aksi yang Mengatasnamakan Masyarakat, Khawatir Berdampak pada Ground breaking Blok Masela
  • Warga Desa Lermatang Nyatakan Penolakan terhadap Aksi yang Mengatasnamakan Masyarakat, Khawatir Berdampak pada Ground breaking Blok Masela
  • Warga Desa Lermatang Nyatakan Penolakan terhadap Aksi yang Mengatasnamakan Masyarakat, Khawatir Berdampak pada Ground breaking Blok Masela
  • Warga Desa Lermatang Nyatakan Penolakan terhadap Aksi yang Mengatasnamakan Masyarakat, Khawatir Berdampak pada Ground breaking Blok Masela
  • Warga Desa Lermatang Nyatakan Penolakan terhadap Aksi yang Mengatasnamakan Masyarakat, Khawatir Berdampak pada Ground breaking Blok Masela

Posting Komentar