Ketua YPT-RLS Resmi Membuka PKKMB UNLESA 2026, Angkat Tema Kearifan Lokal sebagai Fondasi Karakter Mahasiswa Unggul
Saumlaki, Liputan Jurnalis News.com – Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS), Polikarpus Lalamafu, S.Sos., M.M., secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini mengusung tema "Kearifan Lokal sebagai Fondasi Karakter Mahasiswa Unggul, Terpercaya, dan Berdaya Saing" sebagai komitmen membangun generasi akademik yang berkarakter serta mampu menghadapi tantangan global.
Dalam sambutannya, Ketua YPT-RLS menegaskan bahwa PKKMB merupakan gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk memasuki kehidupan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik, memahami nilai-nilai pendidikan tinggi, serta mengembangkan pola pikir yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, tema PKKMB tahun ini memiliki makna yang sangat penting karena berangkat dari kekayaan budaya Kepulauan Tanimbar yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai-nilai budaya Duan-Lolat tidak hanya menjadi identitas masyarakat Tanimbar, tetapi juga merupakan perekat sosial yang mengandung semangat persaudaraan, gotong royong, saling menghormati, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk karakter mahasiswa UNLESA yang unggul, profesional, terpercaya, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.
Ketua YPT-RLS juga mengulas perjalanan panjang yayasan dalam mengembangkan pendidikan tinggi di Tanimbar. Ia menyampaikan bahwa Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki berdiri pada 8 Juni 2022 sebagai hasil penggabungan beberapa sekolah tinggi yang telah lebih dahulu hadir, yakni STIESA, STIAS, STIKIP, serta STIH yang didirikan untuk memperluas akses pendidikan hukum bagi masyarakat Tanimbar. Perkembangan tersebut kemudian melahirkan Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) yang kini menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
"Kami terus berkomitmen mencerdaskan generasi Tanimbar agar mampu bersaing dengan daerah lain di Maluku maupun Indonesia. Tahun 2026 ini yayasan juga telah mendirikan SMA Lelemuku sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan sejak jenjang menengah hingga perguruan tinggi," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua YPT-RLS menyampaikan ucapan selamat datang kepada 265 mahasiswa baru yang resmi bergabung sebagai bagian dari keluarga besar UNLESA. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menjaga disiplin, memelihara kebersihan lingkungan kampus, serta memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah disediakan.
Saat ini UNLESA memiliki lima fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum, serta Fakultas Perikanan yang menaungi 12 program studi. Seluruh program studi telah didukung ruang kuliah yang memadai guna menunjang proses pembelajaran.
Lebih lanjut, Ketua YPT-RLS mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi. Perguruan tinggi, katanya, bukan hanya tempat memperoleh ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, dan inovasi sehingga mampu menjawab tantangan zaman.
Ia juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran pimpinan universitas, mulai dari para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, hingga tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan akademik serta memperkuat tata kelola universitas. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh sivitas akademika dengan menempatkan kepentingan mahasiswa sebagai prioritas utama.
Sementara itu, peserta PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 berjumlah 265 mahasiswa, yang tersebar pada 12 program studi di lingkungan UNLESA. Kehadiran para mahasiswa baru tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan UNLESA.
Kegiatan pembukaan PKKMB turut dihadiri oleh Ketua YPT-RLS Polikarpus Lalamafu, S.Sos., M.M., Rektor UNLESA Ferly A. Sairmaly, S.E., M.Si., Wakil Rektor I Bidang Akademik Samuel Urat, S.Si., M.Pd., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Manusia, Kepegawaian, dan Keuangan Sukriyadi, S.E., M.Keu., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Piter Titirloloby, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Publikasi, dan Advokasi, para dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Lelemuku Saumlaki, Ferly A. Sairmaly, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa PKKMB merupakan momentum penting bagi mahasiswa baru dalam memasuki dunia perguruan tinggi. Menurutnya, sejak hari pertama mengikuti PKKMB, para peserta telah memasuki fase baru kehidupan sebagai insan akademik yang memiliki tanggung jawab lebih besar dibandingkan ketika masih menjadi siswa.
Rektor menjelaskan bahwa mahasiswa akan diperkenalkan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendidikan, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah dan memperluas wawasan. Melalui penelitian, mahasiswa didorong untuk menghasilkan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara melalui pengabdian kepada masyarakat, ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian PKKMB dengan penuh semangat, menjunjung tinggi etika akademik, serta menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai landasan dalam membangun karakter yang unggul, terpercaya, dan berdaya saing demi masa depan Tanimbar yang lebih maju(JN)

Posting Komentar